Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kampus Vokasi? Jalan Ninja Untuk Jadi Praktisi Hebat

Alasan Memilih Perguruan Tinggi Vokasi Kemendikbud
Sumber: FatCamera from Getty Images Siganture

Praktik Praktis Profesional!

Kampus Vokasi berkomitmen untuk terus menyiapkan lulusan yang siap kerja dalam bidang tertentu.

Mengacu pada judul artikel, tentang bagaimana mempersiapkan SDM dengan kemampuan spesifik untuk diterapkan langsung pada dunia kerja.

Bukannya sama saja dengan kampus umum lainnya, soalnya mayoritas ke dunia kerja juga?

Perihal Kampus Vokasi disebut jalan ninja, bukanlah harfiah sebagai jalan pintas.

Tidak juga semata-mata superlatif, misalnya kampus terbaik, terhebat atau paling berguna.

Hal yang mendasari "siap kerja" adalah dikarenakan semua kegiatan maupun aktivitas yang ada di Kampus Vokasi berdasarkan Kurikulum dengan pembelajaran teori 30% dan praktek 70%.

Cukup relevan agar SDM menjadi 3P “Jargon kalimat pembuka”.

Alasan Memilih Perguruan Tinggi Vokasi selain UGM
Ilustrasi SDM Unggul
Sumber: Leung Cho Pan canva.com

Dengan demikian, apakah semua lulusan vokasi dipastikan siap kerja?

Tentu tidak, namun kesempatan untuk mendapatkan info dan tawaran kerja akan lebih banyak kesempatan, baik dari sektor swasta maupun negeri.

Ya sama juga dong, dengan Kampus Akademik lainnya?

Iya, boleh dikatakan sama, alias sama-sama belajar dan “akan kerja”, namun yang perlu di garis-bawahi dari Kampus Vokasi, adalah sebagai berikut:

  • Relatif menyenangkan, jika Anda lebih menyukai Ilmu Praktik ketimbang belajar banyak teori.

  • Masa penyelesaian kuliah yang singkat ketimbang Kampus Akademik, dengan gelar D1 satu tahun (A.P), D2 dua tahun (A.Ma), atau D3 tiga tahun (A.Md).

  • Tugas akhir dapat berupa laporan karya ilmiah atau laporan praktik.

  • Cocok bagi Anda yang bercita-cita menjadi enterpreneur di Indonesia, karena akan ada banyak latihan dan ilmu praktik mendalam, dari masing-masing bidang.

Saya mau masuk Kampus Vokasi, tapi bisakah dapat gelar S1?

Tenang saja, dewasa ini beberapa Kampus Vokasi di Indonesia juga menyediakan gelar D4 setara S1.

Masa penyelesaian kuliah 4 Tahun, dengan kurang lebih 144 SKS yang ditempuh.

Alasan Memilih Perguruan Tinggi Vokasi jurusan apa saja
Ilustrasi Mahasiswa Vokasi Bagian Teknik
Sumber: Maurian Soares Salvador from Getty Images

Wah, kok sama dengan S1 Kampus Akademik lainnya. bakal ketemu skripsi juga dong?

Nyatanya tidak, walaupun standar penyelesaian studi sama-sama 4 tahun, D4 memiliki perbedaan sebagai berikut:

  1. Tugas akhir berupa Laporan Praktik atau Laporan Karya Ilmiah.

  2. Ketika lulus akan mendapatkan gelar Sarjana Terapan (S.Ter).

  3. Kurikulum belajar 70% praktek dan 30% belajar teori.

Seperti Kampus Entreprenuer di Sumut dengan Program Jurusan Bidang Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak WBI ini.

Alasan Memilih Perguruan Tinggi Vokasi daftar sekolah selain Universitas di Indonesia
Ilsutrasi Mahasiswa IT
Sumber: Zeljkodan canva.com

Mahasiswa yang mengenyam jurusan tersebut, akan mempelajari secara mendalam perihal Menganalisis data dengan beragam metode yang sesuai, baik yang belum maupun yang sudah baku di bidang software engineering.

Mengacu pada kalimat diatas, otomatis Mahasiswa akan secara getol belajar dan praktik dari sesuatu yang ada atau yang belum ada terkait bidang software engineering tersebut (R&D).

Dengan prospek kerja, sebagai System Analyst, Software Developer, atau Technopreneur

Tidak terlalu berlebihan, jika model Kampus Vokasi akan banyak melahirkan SDM hebat dari dalam Indonesia.

Sebelum lanjut, simak selayang pandang profil Politeknik WBI berikut ini:



Terlebih Kampus Politeknik WBI (Wilmar Bisnis Indonesia) didirikan oleh pebisnis dan entreprenuer sukses dari Tanah Medan

Siapa yang tidak kenal Bapak Martua Sitorus?
Alasan Memilih Perguruan Tinggi Vokasi daftar sekolah di Indonesia
Martua Sitorus
Sumber: finansialku.com

Beliau merupakan cikal bakal berdirinya Perusahaan Wilmar International.

Berbicara entreprenuer tidak sah kalau tak bicara soal kekayaan.

Perlu Anda ketahui kekayaan beliau sudah mencapai 28,8 Triliun, melalui versi majalah Forbes sebagai orang terkaya nomor 7 se-Indonesia. (Update: 30 Maret 2021)

Luar biasa, bukan?

Oleh sebab itu, dengan semangat tingginya, beliau menginisasi Kampus Vokasi ini untuk melahirkan lebih banyak SDM, Praktisi yang siap kerja dan siap menjadi entreprenuer.

Alasan Memilih Perguruan Tinggi Vokasi Kampus Merdeka
Tampak Gedung Politeknik WBI Medan
Sumber: wbimedan.blogspot.com

Kampus Politeknik WBI ini terletak di lokasi; Jalan Warakauri, Laut Dendang, Kec Pecut Sei Tuan, Kab Deli Serdang, Sumatra Utara

Alasan Memilih Perguruan Tinggi Vokasi dan Gelar yang didapat
Fasilitas dan Ruangan Politeknik WBI Medan
Sumber: medanreview.com

Alasan Memilih Perguruan Tinggi Vokasi dan Macam-macam Pendidikan.
Fasilitas dan Suasana Outdoor Kampus
Sumber: medanreview.com

Selain Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, Politeknik WBI juga menyediakan jurusan Agribisnis, Akuntansi Perpajakan, dan International Management.

Simak Testimoni Alumni Yang Langsung Siap Kerja



Bagaimana, mau menjadi praktisi hebat yang siap kerja dan profesional?

Kampus Vokasi bisa jadi pilihan, melalui Kampus Entreprenuer di Sumut, yaitu Politeknik WBI.

Mengingat kemajuan era digital yang sangat dinamis, salah satu solusi agar kelak mampu bersaing dengan kemajuan digital tersebut, adalah bergabung dengan Jurusan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak WBI.

Alasan Memilih Perguruan Tinggi Vokasi dan Macam-macam Pendidikan.
Selayang Pandang Mahasiswa Politeknik WBI Medan
Sumber: Youtube Channel Politeknik WBI

Sekian.

Sampai jumpa di ulasan artikel berikutnya.

Terima kasih.

Guido Famula
Guido Famula Bukan blogger hebat, hanya sekadar rutinitas demi terus berbagi dengan tanpa batas.

Posting Komentar untuk "Kampus Vokasi? Jalan Ninja Untuk Jadi Praktisi Hebat"